Kamis, 09 Oktober 2014

Fakta sains yang bertentangan dengan pengetahuan umum


1.       Hujan
          Hujan tidak berbentuk seperti air mata yang menetes. Namun, seperti yang hampir selalu digambarkan dalam gambar, bentuk air hujan benar-benar bulat.
2.       Penyubliman
        Ketika sesuatu “menyublim”, hal itu adalah perubahan langsung dari benda padat menjadi gas melewati bentuk cair. Hal ini merupakan apa yang akan terjadi jika anda melempar bongkahan es ke api.
3.       Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari Bulan
          Bulan berada dalam orbit sinkronis (bersangkutan dengan peristiwa yang terjadi dalam suatu masa yang terbatas). Hal itu berarti Bulan membutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan berotasi terhadap Bumi. Jadi, Bulan mempunyai sisi jauh, belakang, gelap, dan luar. Hal ini dikarenakan Bulan selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke Bumi ketika melakukan rotasi.
          Ketika Bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu adalah waktu siang di bagian sisi jauh, luar, atau belakang Bukan, sekaligus waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke Bumi. Saat Bumi di antara Matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu “malam”. Kemudian, “waktu siang” untuk bagian yang menghadap Bumi.
4.       Sampanye
          Sampanye tidak berbusa karena karbon dioksida. Tapi, karena kotoran atau debu. Dalam kaca yang benar-benar bersih tanpa molekul debu di dalamnya, sampanye akan tetap “tenang”.
5.       Merkuri
          Merkuri ternyata bukan hanya logam cair. Gallium merupakan suhu padat pada ruang, tetapi akan mencair jika diletakkan di tangan anda. Sedangkan, Caesium (Cs) dan Fransium (Fr), juga dapat cair pada suhu kamar.
6.       Lumba-lumba
          Lumba-lumba tidak minum air. Jika mereka minum air laut, akan membuat mereka sakit dan berpotensi membunuh mereka. Mereka mendapatkan semua kebutuhan cairan melalui makanan yang dimakan.
7.       Negara pertama pemilik pesawat ruang angkasa
          Uni Soviet merupakan negara pertama yang memiliki pesawat ruang angkasa di Bulan. Jadi, bukan Amerika. Sebab, pada tahun 1959, Luna 2 adalah pesawat pertama Uni Soviet yang mendarat dengan keras di Bulan. Pada Februari 1966, Luna 9 juga menjadi pesawat pertama yang mendarat dengan lembut di Bulan. Lalu, empat bulan setelah itu, Amerika Serikat baru berhasil mendaratkan pesawat pertamanya di Bulan (Surveyor I).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar