Kamis, 09 Oktober 2014

Mengapa langit berwarna biru ?


Langit pada hari cerah biasanya berwarna biru. Lalu, mengapa langit berwarna biru ?

                Bumi dikelilingi oleh udara (atmosfer) dan air. Atmosfer terdiri dari gas yang keluar ketika batu-batu magma menjadi dingin saat Bumi terbentuk. Zat gas memang sangat ringan, tetapi seperti kita berdiri menginjak tanah, gas juga mengitari bumi karena adanya gravitasi. Di atmosfer ada uap, debu, dan partikel seperti oksigen dan nitrogen. Ketika cahaya matahari masuk ke bumi melewati atmosfer akan terlihat biru di mata kita.
                Tetapi, ketika kita melihat matahari di langit, langitnya terlihat hampir putih, alasannya karena cahaya memang terbuat dai beberapa warna. Ketika kita melihat dengan mata, cahaya terlihat tidak memiliki warna. Tetapi, jika kita melihatnya melalui alat seperti prisma, kita bisa mengetahui ada berbagai warna dalam cahaya, dari merah sampai ungu.
                Oleh karena itu, jika cahaya matahari menabrak partikel seperti uap, debu, dan oksigen di udara, sinar tersebar menjadi warna pelangi, seperti saat melewati prisma. Di antara berbagai warna itu, warna biru tersebar lebih banyak disbanding warna lain. Oleh karena itu, langit cenderung berwarna biru. Tentu saja pada malam hari, tanpa cahaya matahari, langit terlihat biru tua karena sinar yang dating tersebar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar