Kamis, 09 Oktober 2014

Penemuan inovatif karena perang


1.  Kertas uang
             Perang saudara telah mengubah sistem perbankan AS. Uang kertas menjadi alat pembayaran yang sah untuk pertama kalinya. Kemudian, “greenbacks” (dinamai anti-pemalsuan tinta hijau yang digunakan di bagian belakang dari notes) yang dikeluarkan oleh pemerintah federal, mengganti kertas catatan yang diterbitkan oleh bank-bank lokal di seluruh negeri.
2.  Makanan kaleng
             Selama perang, makanan disiapkan dan dimakan secara lokal. Gail Borden susu kental dipatenkan pada 1854. Ketika perang dimulai, dia mejual kopi angkatan laut yang terkondensasi (perubahan uap air atau benda gas menjadi benda cair) sari. Pada 1862, Borden menemukan bahwa puluhan ribu tentara sedang makan makanan kalengan, biskuit daging, kopi kental, dan susu kental.
             Perang yang ada membuat teknologi ini lepas landas di pasaran. Menurut Scott R. Nelson, sejarah profesor di College of William and Merry dan penulis “People at War: A Social History of The Civil War”, pengusaha seperti Van Camp, Armour, dan Swift menempatkan namanya pada kacang kalengan tunggal dan daging.
             Ketersediaan baru dari makanan kaleng memberikan tentara serasa di rumah. Sebab, mereka bisa merasakan kue rumahan, seperti kue lobster, blueberry, kornet, dan jahe. Setelah perang, makanan kaleng baru diindustrikan dan diizinkan untuk dijual bebas di Australia dan Argentina. Di mana pendatang dapat membawa makanan sehat sebagai oleh-oleh mereka.
3.  Jam saku
             Selama perang, Timepieces portabel merupakan barang mewah. Oleh karena itu, menurut Alexis Mc Crossen (profesor sejarah Southern Methodist University), perusahaan Waltham Watch di Massachusetts menemukan cara untuk membuat arloji saku dan harganya menjadi terjangkau.
             Terobosan manufaktur bertepatan dengan dimulainya perang. Tentara mulai membawa jam tangan ke dalam pertempuran. Di dalamnya terdapat ukiran pribadi yang ada di balik tutupnya sehingga mengingatkan orang-orang tercinta di rumah. Selain itu, arloji tersebut memungkinkan mereka untuk mengikuti jadwal teratur kehidupan di kamp.
4.  Mesin jahit
             Mesin jahit menjadi kebutuhan yang sangat mendesak saat perang. Alat tersebut dibutuhkan untuk membuat tenda, seragam militer, dan selimut. Hal ini diakui oleh Ritchie J. Garrison, profesor sejarah University of Delaware. Dengan adanya mesin tersebut, kebutuhan akan tenda, terpal, kanvas, dan karet dapat dipenuhi. Kemudian, perangkat mesin jahit tersebut dapat dibawa ke mana-mana oleh resimen (pasukan tentara yang terdiri atas beberapa batalion) infanteri.
5.  Standar ukuran
             Standar ukuran pada masa perang dahulu belumlah dikenal oleh para produsen pakaian, sepatu, atau lainnya. Sehingga pada waktu itu, ukuran sepatu disamakan dengan ukuran untuk seragam.
6.  Senjata (senapan)
             Dari peperanganlah senjata demi senjata terus dikembangkan. Pada awal kemunculannya, senapan yang baru dikembangkan hanya dapat menembak dalam jangkauan 100-500 m. Itu pun masih dengan cara manual yang sangat merepotkan. Selanjutnya, muncul revolver enam-shot yang diciptakan dan dikeluarkan oleh petugas. Juga senapan yang dapat menghasilkan beberapa tembakan.
7.  Telegraf
             Telegraf juga termasuk temuan yang keluar saat peperangan. Pertama kali, alat tersebut ditemukan oleh Samuel Thomas von S
ömmering pada 1809. Kemudian pada tahun 1932, Baron Schilling membuat telegraf elektrik pertama.
             Carl Friedrich Gauss dan Wilhelm Weber merupakan orang pertama yang menggunakan telegraf elektrik untuk alat komunikasi tetap pada 1833 di G
öttingen. Setelah itu, muncul telegraf komersial pertama yang dibuat oleh William Fothergill Cooke dan dipasarkan pada Great Western Railway di Inggris. Telegraf tersebut dipatenkan di Inggris pada 1837. Telegram ini dikirimkan pada jarak 13 mil/21 km dari stasiun Paddington ke West Drayton dan mulai dioperasikan pada 9 April 1839.
8.  Kapal perang baja
             Konfederasi Angkatan Laut AS tidak bisa berbuat banyak dengan kapal Uni Soviet . degan begitu, mereka membutuhkan senjata super untuk mengubah keseimbangan kekuasaan. The Union Monitor adalah kapal pertama yang menggunakan baja yang dibuat selama 90 hari.
9.  Jalan rel
             Perluasan kereta api diizinkan tentara untuk memindahkan sejumlah besar barang yang tidak mungkin dibawa sebelum berperang. Sebab, mereka membutuhkan alat untuk membawa perlengkapan perang yang banyak dan berat. Dengan begitu, mereka memperluas jaringan kereta api dengan manambah relnya.
Mesin penuai
                Mesin penuai tersebut dibuat untuk menghemat tenaga kerja. Ketika terjadi peperangan, pemilik peternakan di negara-negara yang berpenghasilan gandum mampu meninggalkan keluarga mereka dan pergi untuk berperang tanpa kehilangan mata pencaharian mereka. Sebab, alat tersebut dapat menggantikan dirinya selama perang berlangsung.
                Alat tersebut dipatenkan pada 1834 oleh Virginian Cyrus McCormick. Pada 1850-an, ketika McCormick membangun pabrik di Chicago, ia membuat alat lebih bagus. Penjualan alat tersebut sangat pesat selama perang berlangsung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar